Waspadai Titisan kaum khowarrij




Seorang tokoh ulama terkenal mazhab al-Hanafi. yaitu Imam Allamah Ibn Abidin di dalam hasyiahnya menegaskan bahwasanya Muhammad Ben Abdul Wahhab dan para pengikutnya sebagai khawarij pada zaman ini. Buktinya :

كما وقع في زماننا في أتباع عبد الوهاب الذين خرجوا من نجد وتغلبوا على الحرمين, وكانوا ينتحلون مذهب الحنابلة, لكنهم اعتقدوا أنهم المسلمون وأن من خالفهم مشركون, ” واستباحوا بذلك قتل أهل السنة وقتل علمائهم حتى كسر الله شوكتهم وخرب بلادهم وظفر بهم ” عساكر المسلمين ” عام ثلاث وثلاثين ومائتين وألف. إ.هـ.

Maksudnya: Bab: Berkenaan Pengikut-pengikut [Muhammad] Abdul Wahhab, Golongan Khawarij Di Zaman Kita.

“…sepertimana yang berlaku pada masa kita ini pada pengikut Abdul Wahhab yang keluar dari Najd dan menakluki al-Haramayn (Mekah dan Madinah) dan mereka menisbahkan diri mereka kepada mazhab al-Hanbali tetapi mereka ber’iktikad bahawa hanya mereka sahajalah orang Islam dan orang-orang yang bertentangan akidah dengan mereka adalah kaum Musyrik. Dengan ini mereka pun menghalalkan pembunuhan Ahli Sunnah dan pembunuhan ulama’-ulama’ mereka sehingga Allah SWT mematahkan kekuatan mereka dan memusnahkan negeri mereka (Najd) dan askar Muslimin berjaya menawan mereka pada tahun 1233 H…”

 

Kesimpulan :

1) Fahaman Wahhabiyyah difatwakan sebagai fahaman khawarij oleh al-Imam Ibn ‘Abidin disebabkan mereka khuruj (keluar) dari mentaati pemerintahan Islam (Turki Uthmaniyyah) dan melancarkan peperangan terhadap khilafah.

 

2) Mereka digelar Khawarij kerana mereka menganggap diri mereka Islam yang sebenar. Manakala umat Islam lain dianggap sebagai ahli dhalal, ahli bid’ah @ musyrik. Na’uzubillah.

 

3) al-Wahhabiyyah sealiran dengan Khawarij apabila selalu gemar mengkafir @ menyesatkan umat Islam hanya semata-mata khilaf dalam perkara furuk. Nau’zubillah.

 

4) Golongan al-Wahhabiyyah bertanggungjawab sepenuhnya dalam membunuh ulamak dan umat Islam. Menyokong mereka beerti menyokong pemberontakan terhadap daulah Khilafah Uthmaniyyah, menyokong pembunuhan ulamak dan umat Islam.

 

5) Kenyataan ini adalah jelas. Ia tidak boleh dibeli, ditukar atau diubah dengan royalti minyak atau wang ringgit saudi.

berikut saya nukil dari perkataan  Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan
tentang hukum fanatik kpada ulama

Soal : Apa hukumnya seseorang yang menyukai seorang yang berilmu atau da’i dan dia mengatakan : “Aku sangat menyukainya, aku tidak ingin mendengar ada seseorang yang membantahnya dan aku akan mengikuti pendapatnya walaupun dia menyelisihi dalil Al-Qur’an atau As-Sunnah. Karena syaikh tersebut lebih tahu dari kita tentang dalil..

Jawaban  :
TIDAK BOLEH seseorang melakukan hal tersebut karena ini adalah sikap FANATIK yang di-BENCI oleh ALLAH  Ta’ala dan merupakan sikap yang  TERCELA.

Kita mencintai para  ulama dan Alhamdulillah kita juga mencintai para da’i di jalan ALLAH, namun apabila SALAH SEORANG DARI MEREKA MELAKUKAN KESALAHAN DALAM SUATU PERMASALAHAN MAKA KITA MENJELASKAN KEPADA MANUSIA TENTANG KEBENARAN DALAM PERMASALAHAN TERSEBUT, DAN ITU TIDAKLAH MENGURANGI KECINTAAN TERHADAP ULAMA/DA’I YANG DIBANTAH ITU, BAHKAN TIDAK PULA KEDUDUKANNYA.

Berkata Al-Imam Malik : ” Siapapun dari kita bisa saja diterima atau ditolak pendapatnya kecuali Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam”.
Apabila kita menolak pendapat seorang ulama, bukanlah berarti kita membenci dan menjatuhkannya, namun kita hanya ingin menjelaskan DUDUK PERKARA YANG BENAR. Oleh karena itu sebagian ulama mengatakan ketika salah seorang rekan mereka melakukan kesalahan, dia mengatakan : ” FULAN ITU ORANG YANG KITA CINTAI, AKAN TETAPI KEBENARAN LEBIH KITA CINTAI DARINYA.”. Ini adalah jalan yang benar.

setelah dari atas anda membaca maka anda akan dapat menyimpulkan …kenapa masih fanatik terhadap ulama anda sendiri apalagi ulama yang di anggap sebagai ulama su’..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • wong tegal anti faham Takfir

  • Page Aswaja di facebook

  • suwuk aswaja
  • Wong tegal anti wahhabi
  • Forum Aswaja Indonesia
  • Membongkar Kesesatan Wahhabi
  • Aqidah Aswaja
  • tempat ngopine wong tegal

    Akmal Mandala di Larangan mendengarkan melihat…
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 312 pengikut lainnya

  • Komentar Terbaru

    Akmal Mandala di Larangan mendengarkan melihat…
    Ardians Faqih di DUSTA ATAS NAMA IMAM SYAFI…
    Maryanto Yans di MAULID NABI MUHAMMAD SAW
    Faried Zeus di Larangan mendengarkan melihat…
    Ukasyah Ibn di Larangan mendengarkan melihat…
  • Top Posts & Halaman

  • %d blogger menyukai ini: