FAHAM NEO SALAF RAGUKAN TAHLILAN SESAT TERBUKTI DENGAN MENOLAK BERMUBAHALAH


Bismillah…
Di saat hawa nafsu menguasai, saat dakwah yang lembut dan penuh hikmah menemui jalan buntu, saat hujjah yang berlandaskan al-Qur’an dan as-sunnah serta pemahaman para ulama ti­dak dapat menundukkan hati yang sudah kadung mengeras. Saat kebenaran harus mentok dan keba­tilan semakin digandrungi. Maka dalam kondisi ke­pepet semacam itu Alloh Ta’ala memberikan jalan keluar bagi seseorang yang memegang kebenaran yang sedang berhadapan dengan pengusung keba­tilan untuk menggunakan sebuah jalan yang— insya Alloh — dengan cara itulah Alloh akan menampak­kan mana yang benar dan mana yang salah. Cara itulah yang dikenal dengan istilah “Mubahalah”Gambar
banyak sudah artikelartikel yang memuat tentang hasil diskusi antara Aswaja dan salafy wahabi yang sama sekali tidak menemukan titik keterangan dalam kesepakatan,kedua belah pihak sama sama mengeluarkan dalil untuk saling mempertahankan sehingga perang daliltak bisa di elakkan lagi ,padahal jika di kutipdari argumen argumen mereka sering kali mengatakan bahwa agama  itu tdak untuk di perdebatkan akan tetapi di amalkan..

Namun sudah menjadi tradisi bagi kaum yang suka berdebat dan sibuk dengan amaliyah yang bukan sefaham sampai sampai keluar VONIS SESAT DAN MENYESATKAN na’udzubillah padahal hal ini sangat tidak disyareatkan oleh nabi saw ..

مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوا عَلَيْهِ إِلَّا أُوتُوا الْجَدَلَ ثُمَّ تَلَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ الْآيَةَ: مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًا بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ
“Tidak ada satu kaum yang tersesat setelah mendapat petunjuk, melainkan karena mereka suka berjidal (debat untuk membantah).” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat: “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar. [Az-Zuhruf: 58]” (HSR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

dalamartikel ini suwuk akan mengangkat perihal perdebatan tentang TAHLILAN yang di vonis SESAT oleh kaum salafy wahhabi atau fahamneosalaf…yang tidakpernah ada titik kesepakatan semua pihat ingin menang sendiri sehingga yang tadinya menggunakan ilmu berakhir dengan caci maki…sebagaimana pengalaman suwuk dalammenapak tilasi dunia maya tak jarang saya sering terlibat dalam arena berdebatan ….akan tetapi diskusi yang tadinya memakai ilmu tersa rusak ketika satu pihak merasa tersudut hingga caci maki pun tak terelakkan …suwuk mencoba mempelajari merenungi dengan cara apa agar dapat menemukan titik terangnya tanpa ada caci maki???

sehingga terbesit dalam fikiran saya untuk mengajak MUBAHALAH kepada orang orang yang telah menuduh saya melakukan KESESATAN KARENA MELAKUKAN TAHLILAN,YASINAN DAN ZIARAH KUBUR…
bagi suwuk sendiri sudah kebal akan vonis vonis yang sesat yang dilontarkan oleh salafy wahhabi akan tetapi bagi kalangan yang masih awam ..apa yang di rasakan oleh hati mereka ketika dirinya di vonis sesat di hinakan dan di anggap ahlu sesat dan takkan selamat sebelum meninggalkan amalan yang di anggapsesat oleh mereka..
terasa sakit tercabik cabik …mereka ingin berkata untuk membela dan mencari dalil akan tetapi karena keterbatasan ilmunya sehingga mereka hanya pasrah dan tanpa bisa membela

 
daripengaduan pengaduan mereka itulah tergugah hati suwuk untuk melayangkan tantangan BERMUBAHALAH namun sangat di sayangkan belum ada satupun manusia yang menghukumi sesat tahlilan yang siap sedia menerima tantangan suwuk..

sehingga terlintas pertanyaan saya apakah mereka yang menyesatkan tahlilan hanya setengah setengah artinya masih ragu dalam fahamnya ,,bukankah islammengajarkan untuk berkata yang haq meskipun pahit yang akan di dapat..bukankah yang haq akan mengalahkan yang batil..??
namun apa yang terjadi dengan mereka ketika tantangan saya layangkan mereka seolah takut dan bersifat seperti Banci …
bagi suwuk pribadi berprinsip untuk apa Takut jika benar ..meskipun harus mengkorbankan jiwa dan raga untuk mempertahankan kebenaran adalah wajib hukumnya…

Iklan

4 Tanggapan

  1. Mantap…bang suwuk memang ksatria sejati….

  2. 291 sdah dishare belum juga ada tangapan dari para penuduh sesat tahlilan

  3. Mantapkan keyakinan

  4. ada yg salah ttng tahlilan,yasinan,dsb…
    mana salahnya…
    gk pernah Rassul Kerjakan trus dianggap salah?
    Tahlilan Gk ada Dalilnya?

    Guru aja gk jelas keturunan siapa apalagi Ilmunya
    maka jdi jemaahnya ya agk kurang Jelas….OMDO

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • wong tegal anti faham Takfir

  • Page Aswaja di facebook

  • suwuk aswaja
  • Wong tegal anti wahhabi
  • Forum Aswaja Indonesia
  • Membongkar Kesesatan Wahhabi
  • Aqidah Aswaja
  • tempat ngopine wong tegal

    Tajana Herdy di Larangan mendengarkan melihat…
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 312 pengikut lainnya

  • Komentar Terbaru

    Tajana Herdy di Larangan mendengarkan melihat…
    Tajana Herdy di Larangan mendengarkan melihat…
    rahmatsg di Larangan mendengarkan melihat…
    rahmatsg di Larangan mendengarkan melihat…
    Akmal Mandala di Larangan mendengarkan melihat…
  • Top Posts & Halaman

  • %d blogger menyukai ini: