Pembongkaran makan Rosulullah bukanlah Hoak


Muslimedianews.com ~ Beberapa hari ini, publik
kembali dihebohkan dengan rencana
pembongkaran makam Nabi kita, Nabi Muhammad
SAW. Wacana tersebut sebenarnya bukan hal
baru. Penulis buku “Rekam Jejak Radikalisme
Salafi Wahabi” Ahmad Imron R, dalam bukunya
pernah mengatakan ;
Di tengah penulisan buku ini (Dzul Hijjah
1433 H / November 2012 M), penulis
mendapat informasi dari beberapa media
seperti situs internet, majalah dan Koran
baik dari luar maupun dalam negeri,
menginformasikan bahwa Makam Nabi di
kota Madinah yang berada di dalam masjid
Nabawi, akan segera dibongkar dan
dipindahkan dengan alasan menghindari
kesyirikan dan pengkultusan kepada makam
Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wa sallam
serta agar sah sholat di dalam masjid,
karena dalam ajaran mereka sholat di dalam
masjid yang terdapat kuburan tidaklah sah.
Naudzu billahi minal ‘iqaab bijahlihim (kami
berlindung dari adzab Allah sebab
kebodohan mereka).
Isu tersebut dibantah oleh sebagian wahabi-
salafi dan mengatakan bahwa isu tersebut
hoax yang telah dihembuskan oleh
kelompok Syi’ah untuk memprovokasi umat
Islam.
Boleh-boleh saja mereka mengelak dan
mengatakan informasi tersebut adalah
kedustaan syi’ah, akan tetapi fakta dari
banyak fatwa ulama wahabi sungguh benar-
benar telah mendukung dan menyatakan hal
tersebut bahkan mendesak kaumnya agar
melakukan pembongkaran makam Nabi
Shallahu ‘alaihi wa salam. Berikut di antara
fatwa ulama wahabi terkait makam Nabi :
Albani mengatakan dalam kitab
Manasiknya :
Di antara Bid’ah yang dilakukan saat ziarah
di Madinah :
” 137 : Membiarkan Makam Nabi tetap
berada di dalam masjid Nabawi “. (Scan
kitab ada dalam foto)
Artinya, makam Nabi Shallahu ‘alaihi wa
sallam harus di keluarkan dari masjid agar
terhindar dari bid’ah karena pada awalnya
makam Nabi tidak berada di dalam masjid
Sejak masa sahabat sampai sekarang, umat
Islam senantiasa berziarah ke masjid
Nabawi, melakukan sholat di dalamnya dan
berziarah ke makam Nabi. Tidak ada satu
pun ulama di seluruh penjuru dunia dari
kalangan sahabat, tabi’in dan ulama
madzhab yang melarang mereka sholat di
dalam masjid tersebut yang di dalamnya
terdapat makam Nabi Saw dan makam
keddua sahabatnya, Abu Bakar ash-Shiddiq
dan Umar bin Khoththob radhiallahu
‘anhuma apalagi mengaanggap bid’ah
membiarkan makam beliau berada dalam
masjid. Naudzu billahi min dzaalik..
(Sumber : Buku Rekam Jejak Radikalisme
Salafi Wahabi : 26)
Wacana pemindahan/pembongkaran makam Nabi
Muhammad SAW itu sampai saat ini memang
sebatas wacana kalangan akademisi, termasuk
ulama-ulama mereka (Wahhabi).
ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﺔ : ” ﻧﻘﻞ ﻗﺒﺮ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ” ﺑﺤﺚ ﺃﻛﺎﺩﻳﻤﻲ ﻭﻟﻴﺲ ﻗﺮﺍﺭًﺍ
ﺣﻜﻮﻣﻴًﺎ
http://www.elaph.com/Web/
News/2014/9/937541.html%D8%B2#
sthash.chJGX9VY.dpuf
Sampai saat ini pemerintahan Arab Saudi belum
berani merealisasikan fatwa ulama mereka
tersebut. Tetapi bukan mustahil suatu saat fatwa
tersebut akan diadobsi oleh pemerintahan Saudi.
Kesimpulannya: wacana tersebut bukan Hoax,
sebab sudah ada fatwa dari ulama Wahhabi jauh
sebelumnya, sedangkan yang baru-baru ini
berasal dari rekomendasi yang disampaikan oleh
Dr. Ali Al-Shabel dari kalangan akademik
Universitas Imam Muhammad bin Saud. Ia
merekomendasikan pemindahan makam Nabi
Muhammad SAW dari Masjid Nabawi keluar
masjid. Hal itu dipublikasikan dalam jurnal ilmiah
pengadilan yang terbitkan oleh Pusat Riset Ilmiah
dan Pelestarian Warisan Islam dinegara tersebut.
Tetapi hasil penelitian tersebut tidak ditetapkan
sebagai kebijakan hukum.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • wong tegal anti faham Takfir

  • Page Aswaja di facebook

  • suwuk aswaja
  • Wong tegal anti wahhabi
  • Forum Aswaja Indonesia
  • Membongkar Kesesatan Wahhabi
  • Aqidah Aswaja
  • tempat ngopine wong tegal

    Akmal Mandala di Larangan mendengarkan melihat…
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 312 pengikut lainnya

  • Komentar Terbaru

    Akmal Mandala di Larangan mendengarkan melihat…
    Ardians Faqih di DUSTA ATAS NAMA IMAM SYAFI…
    Maryanto Yans di MAULID NABI MUHAMMAD SAW
    Faried Zeus di Larangan mendengarkan melihat…
    Ukasyah Ibn di Larangan mendengarkan melihat…
  • Top Posts & Halaman

  • %d blogger menyukai ini: